INDAH PADA WAKTUNYA

Sering kita mendengar ungkapan di atas, namun sulit rasanya untuk mempercayainya. Ada baiknya kita renungkan kembali sabda Rasullullah berikut:

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Al Dlurais] ia berkata: “Aku pernah mendengar [Sufyan] berkata: ‘Barangsiapa yang cepat menjadi besar, ia kehilangan banyak kesempatan untuk mencari ilmu. Dan barangsiapa yang tidak cepat menjadi besar, ia akan mencari dan mencari hingga ia menggapai (apa yang ia impikan) ‘. ” [HR Sunan Darimi 553@lidwa.com]

Subhanallah……

Adalah hal yang menarik untuk sama-sama dihayati bagi siapa saja yang mengharapkan sesuatu namun belum terwujud.  Percayalah bahwa tidak ada yang pernah sia-sia selama hati kita selalu terlandaskan nama-Nya.. Meski kadang waktu kita terasa sempit untuk diri kita sendiri, yakinlah… bahwa ketersediaan kesempatan untuk didengar oleh Allah jauh melebihi mereka yang lebih banyak menyibukkan diri dengan dunia mereka. Bersabarlah, terus mendekatlah kepada-Nya…

Sungguh kasih sayang Allah itu tiada berbatas seperti dalam beberapa sabda Rasulullah berikut:
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] telah menceritakan kepada kami [Abu Ghassan] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Aslam] dari [Ayahnya] dari [Umar bin Al Khatthab] radliallahu ‘anhu (katanya); “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memperoleh beberapa orang tawanan perang. Ternyata dari tawanan tersebut ada seorang perempuan yang biasa menyusui anak kecil, apabila dia mendapatkan anak kecil dalam tawanan tersebut, maka ia akan mengambilnya dan menyusuinya, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada kami: ‘Menurut kalian, apakah perempuan itu tega melemparkan bayinya ke dalam api? ‘ Kami menjawab; ‘Sesungguhnya ia tidak akan tega melemparkan anaknya ke dalam api selama ia masih sanggup menghindarkannya dari api tersebut. Lalu beliau bersabda: Sungguh, kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya melebihi kasih sayang perempuan itu terhadap anaknya.‘ [shahih Bukhari 5540@lidwa.com]

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa’id] telah menceritakan kepada kami [Ya’qub bin Abdurrahman] dari [‘Amru bin Abu ‘Amru] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] radliallahu ‘anhu dia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: [shahih Bukhari 5988@lidwa.com]

Bagai bunga Wijaya Kusuma pada saat kuncup dan berkembang. Sungguh bagi setiap peristiwa yang menghampiri akan menjadikan kita indah pada waktunya, bagi yang mempercayai, dan berhenti untuk mengatakan tak bisa, tak mampu, percuma atau sejenis kata-kata negatif yang justru membuat kita terbelenggu, serta sabar dalam menghadapi setiap halangan dan rintangan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s