AL-QURAN BERPASANGAN SEMPURNA

“Susunan (mushaf) Al-Quran tidak mengikuti urutan wahyu. Mengapa demikian? Karena ia disusun dengan cara yang unik, diluar imaginasi manusia. Al-Quran, berpasangan sempurna, terdiri dari 57 surat Homogen dan 57 surat Heterogen, disusun sedemikian rupa berdasarkan kombinasi nomor surat dan jumlah ayat.”

Sulit kita mencari satu kitabpun di dunia yang disusun serupa ini, dalam bahasa apapun, maupun cerita apapun. Mungkin tidak ada. Ia unik, diluar imaginasi manusia.

Mari kita mulai dengan sesuatu yang lain. Pertama-tama jika kita bertanya kepada Muslim, berapa jumlah surat (surah) dalam Al-Quran – The Koran, maka jawabannya semua sepakat, yaitu 114 surat. Surat pertama adalah The Opening (Al Fatihah), kemudian diikuti The Cow (Al Baqaraah), terus The Familiy of ‘Imran (Ali ‘Imran) hingga surat terakhir, The Men (An Naas). Selesai klarifikasi pertama.

Namun jika kita bertanya berapa jumlah ayat dalam Al-Quran, maka jawabannya beragam! Umumnya, mayoritas yang menjawab baik di sekolah maupun di majelis, di masjid, baik yang dibaca pada buku-buku Islam yang ditulis oleh non Muslim maupun pengarang Muslim – termasuk di Barat, menjawab 6666 ayat. Angka cantik mudah dihapal. Tambahan, jika kita membaca buku agama di tingkat SD di Indonesia, yang disyahkan oleh Departemen Agama tertulis 6666 ayat. Tidak ada yang mempermasalahkan. Tetapi ada yang menjawab lain, misalnya 6242, dan ada lagi yang menjawab – walaupun hanya sejumlah orang, 6236 ayat.

Lalu pertanyaannya mana yang tepat?

Sebenarnya cukup mudah untuk menyelesaikan hal ini. Dalam perhitungan matematis dalam Al-Quran, maka ada kaitannya dengan bahasa angka, hitungan, atau matematika. Solusinya bagaimana?

Solusinya: Jumlahkan tiap surat ayatnya, mulai dari The Opening (Al Fatihah) 7 ayat, The Cow (Al Baqarah) 286 ayat, The Family Of ‘Imran (Ali ‘Imran) 200 ayat…….hingga surat terakhir yaitu The Men (An Naas) 6 ayat. Jumlahnya pasti 6236 ayat. Tidak lebih, tidak kurang.

Ada yang berkomentar: “Wah, angka 6236 bukan angka cantik. Saya lebih suka 6666 ayat.” Ups..tunggu dulu, keajaibannya bukan disitu.

Al-Quran menjelaskan bahwa Allah menciptakan berpasangan (Qs, 36:36) dan Allah juga menciptakan semuanya dengan al adaad (hitungan yang sangat teliti, satu persatu, math) pada surat The Hidden Creature (Al Jinn) (Qs, 72:28).

Allah telah menciptakan semuanya berpasangan, termasuk apa-apa yang kita tidak ketahui. Jika begitu, Al-Quran, tentunya juga disusun berpasangan? Sebab ia adalah Firman Allah. Apa benar?

Setelah studi bertahun-tahun, maka sejumlah ilmuwan Muslim, salah satunya adalah Prof. Bassam Jarrar dari Noon Centre, Amerika Serikat – Yordania membuktikan bahwa memang benar Al-Quran disusun berpasangan, yaitu 57 surat Homogen dan 57 surat Heterogen – sesuai pernyataan ayat di dalamnya.

Surat Homogen adalah surat dimana nomor suratnya genap, jumlah ayatnyapun genap, atau nomor suratnya ganjil – jumlah ayatnya ganjil. Contohnya: Al Fatihah, nomor surat ganjil (1), jumlah ayatnyapun ganjil (7). Al Baqarah, nomor suratnya genap (2), jumlah ayatnyapun genap (286).

Sedangkan surat Heterogen sebaliknya, nomor surat genap-jumlah ayatnya ganjil, atau nomor surat ganjil-jumlah ayatnya genap. Contoh adalah surat Ali ‘Imran, nomor suratnya ganjil (3), tetapi jumlah ayatnya genap (200).

Nah, ini kalau kita urut semua surat dari nomor 1 hingga surat 114, maka pasti akan mendapatkan 57 surat Homogen dan 57 Surat Heterogen, berpasangan.

Dibawah ini contoh lima surat yang Homogen:

Nama Surat………………………..No. Surat…………………….Jumlah Ayat

The Opening (Al Fatihah)……………..1………………………………… .7

The Cow (Al Baqaraah)………….…….2….…………………………… 286

Women (An Nisaa’)……………………..4………………………………176

Immunity (At Taubah)…………………9……………………………… 129

Heber (Huud)………………………….11……………………………….123

Contoh lima surat Heterogen:

Nama Surat………………………..No. Surat………………………Jumlah Ayat

Ali ‘Imran……………………………………3………………………………….200

The Table Spread (Al Ma’idah)….. …… 5………………………………….120

The Catle (Al An’aam)……………………6………………………………….165

The Heights (Al A’raf)……………………7…………………………………..206

The Spoils Of War (Al Anfal)………….…8…………………………………..75

Apa artinya? Artinya jika suratnya tertukar, misal Al Fatihaah tertukar dengan surat nomor dua, Al Baqaraah (lihat tabel)? Akibatnya, ada penambahan dua surat Heterogen dan pengurangan dua surat Homogen. Demikian juga, jika terjadi penambahan atau pengurangan jumlah ayat, akibatnya fatal, karena Al-Quran tidak akan berpasangan sempurna. Misal, karena sesuatu hal, At Taubah surat nomor 9 dirubah hanya 128 ayat saja – maka Al-Quran berobah menjadi 56 surat Homogen dan 58 surat Heterogen – Tidak berpasangan.

Dalam istilah komputer, peristiwa diatas disebut sistem “Parity Check”, untuk mengetahui apakah dokumen tersebut asli sesuai dari sumbernya.

Bagaimana jika ternyata Al-Quran, tidak menunjukkan surat yang berpasangan?

Maka jawabnya hanya ada dua kemungkinan: (1) Anda semua salah hitung, atau (2) Kitab Mulia tersebut tidak asli (otentik), susunannya salah. Sebab semua Al-Quran DI DUNIA yang mengikuti standar Ustmani pasti tersusun 57 surat Homogen dan 57 surat Heterogen – berpasangan.

Lalu yang 6666 ayat apakah Kitab palsu? Tidak. Kitabnya benar, isinya sama, tidak ada perbedaan sama sekali, tetapi jumlah ayatnya tidak pernah dihitung. Silahkan Anda menghitungnya sendiri.

Jika sudah, coba renungkan. Adakah Kitab di dunia dalam bahasa apapun, atau cerita apapun, disusun serupa  ini?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s